Jalan yang Lama Ditunggu Akhirnya Diperbaiki

Jalan Burujul-Gendereh
PERBAIKAN: Pemkab Sumedang mulai membangun ruas Jalan Burujul-Gendereh pada Agustus 2026. Perbaikan Jalan Burujul-Sanca juga dilanjutkan bertahap untuk memperlancar akses warga dan distribusi hasil pertanian.(Dok Pemda)
0 Komentar

JALAN itu sudah terlalu lama menyimpan cerita tentang lubang, debu, dan perjalanan yang memakan kesabaran. Setiap musim hujan berubah menjadi kubangan. Ketika kemarau datang, debu menggantikan genangan.

Bagi warga Burujul dan sekitarnya, kerusakan jalan bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, melainkan bagian dari rutinitas yang harus dijalani setiap hari.

Kini, penantian itu mulai menemukan kepastian.

Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan pembangunan ruas jalan Burujul-Gendereh di Kecamatan Buahdua akan dimulai pada Agustus 2026. Kepastian tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau langsung kondisi jalan yang selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat.

Baca Juga:Bangunan Liar Mulai DisingkirkanLembah Tengkorak: Nama yang Mencekam, Alam yang Menenangkan

Menurut Dony, pembangunan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat.

“Pembangunan ruas jalan Burujul-Gendereh akan dimulai pada Agustus 2026. Ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan kenyamanan akses masyarakat,” ujarnya belum lama ini.

Perbaikan akan difokuskan pada ruas Pertigaan Citaleus menuju Hariang hingga jalur Gendereh-Mekarmukti. Jalur tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai penghubung mobilitas warga sekaligus akses distribusi hasil pertanian.

Namun perhatian pemerintah tidak berhenti di ruas Burujul-Gendereh. Aspirasi masyarakat mengenai perbaikan jalan Burujul-Sanca juga dipastikan tetap masuk agenda pembangunan tahun ini.

“Insyaallah jalan Burujul-Sanca juga tahun ini akan kembali diperbaiki secara bertahap. Mohon doa dari masyarakat agar Burujul-Sanca dan Burujul-Gendereh bisa selesai tahun ini sesuai rencana,” kata Dony.

Bagi masyarakat Buahdua, jalan bukan sekadar hamparan aspal. Ia menjadi urat nadi yang menghubungkan desa dengan pasar, sawah dengan pusat distribusi, serta layanan pendidikan dan kesehatan yang setiap hari diakses warga.

Karena itu, Bupati mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal.

Baca Juga:Panen Raya di Tengah Misi SwasembadaBangku Kosong di Tahun Ajaran Baru

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar, tidak ada kendala, sehingga pembangunan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumedang, Deni Syafarat, menjelaskan pekerjaan tahap awal memiliki panjang penanganan sekitar 600 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp622.543.793.

0 Komentar