Cimanggung Runner-up Piala Dony-Yoshua, Raih Hadiah Rp30 Juta

Piala Dony-Yoshua Sumedang 2026
Kecamatan Cimanggung meraih juara kedua Piala Dony-Yoshua Sumedang 2026 dan membawa pulang hadiah Rp30 juta. Sumedang Utara keluar sebagai juara.
0 Komentar

KOTA – Kecamatan Cimanggung membawa pulang hadiah Rp30 juta setelah finis sebagai juara kedua Turnamen Sepak Bola Piala Dony-Yoshua Sumedang 2026. Cimanggung menempati posisi runner-up dalam kompetisi antarkecamatan yang berakhir di Stadion Ahmad Yani, Kabupaten Sumedang, Minggu, 18 Oktober 2026.

Gelar juara pertama diraih Kecamatan Sumedang Utara dengan hadiah Rp50 juta. Kecamatan Darmaraja menempati peringkat ketiga dan memperoleh Rp20 juta, sedangkan Kecamatan Tanjungsari berada di posisi keempat dengan hadiah Rp10 juta.

Hasil tersebut menempatkan Cimanggung di antara tim terbaik dalam turnamen yang mempertemukan perwakilan kecamatan se-Kabupaten Sumedang. Meski gagal membawa pulang gelar juara, posisi kedua menjadi capaian bagi tim yang mewakili wilayah tersebut.

Baca Juga:Jembatan Cincin Jatinangor, Saksi Bisu Sejarah yang Bertahan Lebih dari SeabadSabusu Jatinangor, Rumah Budaya Sumedang yang Pernah Sunyi dan Kembali Hidup

Partai final sekaligus penutupan turnamen dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sumedang. Selain menjadi ajang persaingan, kompetisi ini diharapkan membuka ruang bagi pemain lokal untuk mengembangkan kemampuan melalui pertandingan yang kompetitif.

Dalam sambutannya, Yoshua Sirait mengatakan turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet, menumbuhkan sportivitas, dan memberi kesempatan kepada pemain daerah untuk menunjukkan kemampuan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir juga berharap kompetisi sepak bola dapat digelar secara berkelanjutan. Pembinaan yang konsisten, menurut harapan tersebut, diperlukan untuk meningkatkan kualitas pemain lokal dan membuka peluang berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Bagi Cimanggung, posisi runner-up menjadi modal untuk mengevaluasi permainan dan memperkuat persiapan menghadapi kompetisi berikutnya. Tantangan selanjutnya ialah menjaga kesinambungan pembinaan agar potensi pemain lokal tidak berhenti pada satu turnamen.

0 Komentar