JATINANGOREKSPRES – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, upaya menjaga persaingan politik tetap kondusif mulai dilakukan di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Forkopimcam mendatangi kediaman para calon kepala desa di empat desa untuk mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan.
Silaturahmi dan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) itu berlangsung Senin (26/10/2026). Kunjungan menyasar para calon kepala desa di Desa Cimanggung, Sukadana, Sindangpakuon, dan Cihanjuang.
Baca Juga:Dam Cipetey Jadi Perhatian, Pengairan Lahan Pertanian Sukamantri Diharapkan MembaikPengangguran Sumedang 37 Ribu Orang, Job Fair Hadirkan 1.424 Lowongan
Camat Cimanggung Agus Beni Triandie bersama unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat terlibat dalam kegiatan tersebut. Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi untuk membangun komitmen bersama agar tahapan Pilkades berlangsung aman dan tertib.
Agus Beni mengingatkan para calon agar mampu menjaga sikap selama proses pemilihan. Perbedaan dukungan, menurut dia, tidak seharusnya merusak hubungan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.
“Beda pilihan itu biasa, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga. Jangan sampai Pilkades menimbulkan konflik di masyarakat,” ujar Beni.
Ia juga meminta para calon siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah. Para calon diingatkan untuk menghindari politik uang, kampanye hitam, serta tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah.
Menurut Beni, sikap para calon turut memengaruhi perilaku pendukungnya. Karena itu, setiap calon diharapkan dapat memberi teladan dengan mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi dan tidak membiarkan perbedaan pilihan berkembang menjadi perselisihan.
Calon Kepala Desa Sindangpakuon nomor urut 3, Romi Zulkarnain, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi langkah Forkopimcam yang datang langsung untuk membangun komunikasi dengan para calon.
Romi berharap Pilkades di Sindangpakuon berlangsung aman, lancar, dan tanpa konflik. Ia juga mengajak para calon beserta pendukungnya menghormati perbedaan pilihan selama proses demokrasi berlangsung.
Baca Juga:Dana Desa Sukajaya Rp300 Juta, Pembangunan 2027 Harus Berbagi PrioritasASN Sumedang Diminta Bersihkan Saluran Air untuk Cegah Banjir
Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Cimanggung, Suganda, menilai tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya berada di tangan aparat dan pemerintah. Para calon serta simpatisan juga memiliki peran dalam mencegah provokasi dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Melalui pendekatan langsung tersebut, Forkopimcam Cimanggung berharap Pilkades Serentak 2026 tidak hanya menghasilkan pemimpin desa, tetapi juga tetap menjaga kerukunan warga setelah proses pemilihan selesai.
