JATINANGOR EKSPRES – Ikan memiliki banyak kandungan protein, terutama ikan laut. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa beberapa jenis ikan laut memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Pemilihan ikan laut yang benar tentu akan sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu untuk memperkuat tulang dan menjaga kesehatan gigi.
Merkuri adalah logam berat beracun, terutama dalam bentuk metilmerkuri, yang terakumulasi dalam tubuh ikan akibat pencemaran lingkungan. Beberapa ikan laut disarankan untuk tidak dikonsumsi atau dibatasi karena mengandung merkuri dan racun alami yang berbahaya bagi saraf dan organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk selektif dalam memilih jenis ikan.
Berikut beberapa jenis ikan yang perlu diwaspadai karena kandungan merkuri dan racun alaminya:
1. King Mackerel (Makarel Raja)
Baca Juga:4 Bagian Daging Qurban Rendah Lemak untuk Hidangan Idul Adha yang Lebih SehatSehat di Hari Raya! Panduan Memilih dan Mengolah Daging Qurban Menurut Ahli Nutrisi
Ikan jenis King Mackerel memang cukup populer, namun ikan ini dikenal memiliki akumulasi merkuri yang tinggi dalam tubuhnya. Selain kandungan logam beratnya, ikan ini memiliki aroma amis yang sangat kuat, sehingga sangat disarankan untuk membatasi konsumsinya.
2. Ikan Buntal (Pufferfish)
Ikan buntal termasuk salah satu ikan paling mematikan di dunia. Daging dan organ dalam ikan buntal mengandung tetrodotoxin, sebuah racun saraf mematikan yang kekuatannya disebut ribuan kali lebih kuat daripada sianida. Konsumsinya hanya boleh dilakukan jika diolah oleh ahli yang bersertifikat.
3. Ikan Pedang (Swordfish)
Ikan pedang merupakan predator puncak di lautan. Semakin besar ukuran ikan pedang, semakin tinggi pula kadar merkuri yang terkandung di dalam dagingnya. Selain isu kesehatan, metode penangkapannya seperti longline juga berisiko membahayakan biota laut lainnya.
4. Ikan Gindara (Escolar)
Dikenal juga sebagai ikan Escolar atau “tuna putih”, ikan ini memiliki tekstur daging yang lezat dan berminyak. Namun, kandungan gempylotoxin (lilin ester) di dalamnya tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan parah seperti diare berminyak jika dikonsumsi berlebihan.
5. Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna)
Meski sangat populer sebagai bahan utama sushi premium, tuna sirip biru memiliki kandungan merkuri yang cukup tinggi karena posisinya di rantai makanan. Selain faktor kesehatan, ikan ini juga termasuk dalam kategori yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah.
