Menu MBG Jadi Sorotan, Rapat Koordinasi di Cimanggung Evaluasi Kualitas dan Distribusi

Menu MBG Jadi Sorotan, Rapat Koordinasi di Cimanggung Evaluasi Kualitas dan Distribusi
Rapat koordinasi di Cimanggung evaluasi kualitas dan distribusi MBG.
0 Komentar

JATINANGOR EKPRES, CIMANGGUNG – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cimanggung menjadi perhatian serius, terutama terkait kualitas menu yang diterima masyarakat.

Hal ini mencuat dalam rapat koordinasi yang digelar di Desa Wisata Pasirnanjung, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Cimanggung tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, PKK, hingga lembaga pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga:Menteri ATR/Kepala BPN Lantik 84 Pejabat Administrator, Bentuk Reformasi SDM dan Rotasi JabatanMental Kuat Berawal dari Hati yang Bahagia

Rapat ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga ruang evaluasi terbuka terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Sorotan utama mengarah pada menu MBG yang dinilai masih perlu pembenahan. Sejumlah keluhan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi, mulai dari kualitas makanan, variasi menu, hingga konsistensi penyajian.

Bahkan, menu MBG kering yang sebelumnya sempat digunakan kini telah dihentikan karena dianggap tidak lagi sesuai.

Camat Cimanggung, H Agus Wahyudin, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan program, termasuk memastikan kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

“Kami melakukan pengawasan terhadap distribusi dan kualitas menu MBG. Namun, memang masih ada pengaduan dari masyarakat, baik terkait kualitas makanan maupun ketepatan waktu distribusi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyasar menu, tetapi juga menyentuh aspek lain seperti manajemen dapur, sistem distribusi, hingga pengelolaan limbah.

Menurutnya, seluruh komponen tersebut harus berjalan seiring agar program MBG benar-benar efektif.

Baca Juga:Duka Mendalam! Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Renggut 16 Nyawa, Mayoritas PerempuanKelola Keuangan dengan Cash Management System, Sekjen ATR/BPN: Tingkatkan Transparansi dan Pengawasan Keuangan

“Pengaduan yang masuk harus menjadi bahan evaluasi bersama, baik dari sisi menu maupun manajemen pelaksanaannya. Ini penting agar program bisa terus diperbaiki,” tambahnya.

Selain itu, rapat juga membahas penguatan sistem pelaporan masyarakat, pengawasan harga bahan baku, serta pemerataan distribusi gizi agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi titik perbaikan menyeluruh bagi program MBG di Cimanggung.

Dengan fokus pada kualitas menu dan tata kelola, program ini diharapkan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara sinkronisasi penerima manfaat di setiap SPPG Kecamatan Cimanggung.

0 Komentar