DI rumah sakit, waktu kerap memiliki arti yang berbeda. Setiap menit menunggu terasa lebih panjang ketika tubuh sedang sakit atau keluarga diliputi kecemasan. Karena itu, antrean yang mengular bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan juga menyangkut rasa aman dan kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan.
Keluhan itu kini mengemuka di RS Pakuwon, Sumedang. Sejumlah pasien dan keluarga pasien mengaku harus menunggu cukup lama, baik untuk memperoleh penanganan medis maupun menyelesaikan proses administrasi, khususnya bagi peserta BPJS.
Dadan (68), salah seorang pasien, merasakan langsung lamanya proses pelayanan. Baginya, waktu tunggu yang panjang menjadi beban tersendiri, terutama bagi pasien lanjut usia yang membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga:Jembatan yang Menolak DilupakanMembelah Peta, Menguji Kesiapan
“Saya berharap pelayanan bisa lebih cepat, karena pasien datang ke rumah sakit tentu ingin segera mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Eli (45), pengantar pasien. Ia menyoroti proses pendaftaran ulang peserta BPJS yang dinilainya belum efisien. Menurutnya, masih ada pasien yang telah berada di ruang perawatan tetapi tetap harus menjalani antrean administrasi sebelum memperoleh pelayanan lanjutan.
Pemandangan itu, kata Eli, menimbulkan ketidaknyamanan. Pasien dan keluarga harus berdesakan di ruang antrean yang berada di area terbuka, meski kondisi kesehatan sebagian pasien tidak memungkinkan untuk menunggu terlalu lama.
“Saya melihat ada pasien yang sudah berada di atas bangsal, tetapi masih harus mengantre untuk proses pendaftaran BPJS. Tempat mengantre juga berada di ruang terbuka, sehingga menurut saya kurang nyaman bagi pasien,” katanya.
Menurut Eli, pelayanan kesehatan idealnya menempatkan pasien sebagai prioritas utama. Administrasi memang penting, tetapi seharusnya tidak menjadi hambatan bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat.
Ia berharap rumah sakit melakukan evaluasi terhadap alur pelayanan sehingga proses administrasi dapat berlangsung lebih sederhana, tertib, dan tidak memperpanjang waktu tunggu.
“Semoga ke depannya pelayanan bisa lebih cepat dan antreannya bisa diatur dengan baik, supaya pasien yang datang untuk berobat tidak terlalu lama menunggu,” ujarnya.
Baca Juga:Panggung Baru Bibit Futsal SumedangPeta Kabupaten Baru, dan Imajinasi tentang Masa Depan Jatigede
Hingga berita ini ditulis, pihak RS Pakuwon belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai keluhan tersebut.(azr)
