Dua Tahun Pandangan Eti Terhalang Katarak, Kini Dapat Kepastian Operasi Gratis

Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila
Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila menyerahkan bantuan kursi roda dan paket sembako kepada Eti, warga Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka. Bantuan tersebut disertai kepastian fasilitasi operasi katarak.
0 Komentar

KOTA – Selama dua tahun, dunia Eti (73) seperti menyempit. Gangguan penglihatan akibat katarak membuat perempuan warga Dusun Gelembung, Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, itu kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.

Keterbatasan itu semakin berat karena kondisi fisiknya membuat Eti sudah tidak mampu berjalan. Aktivitas yang sebelumnya dapat dilakukan sendiri kini bergantung pada bantuan orang di sekitarnya.

Belakangan, bantuan datang melalui Pemerintah Kabupaten Sumedang. Dinas Sosial (Dinsos) Sumedang menyerahkan kursi roda dan paket sembako kepada Eti.

Baca Juga:Enam Nama, Satu AmanahDebu Tambang Kepung Sekolah

Kursi roda itu bukan sekadar bantuan untuk berpindah tempat. Bagi Eti, alat tersebut menjadi penopang agar ruang geraknya kembali terbuka di tengah keterbatasan fisik dan penglihatan yang dialaminya.

Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila mengatakan pemerintah daerah juga memastikan persoalan kesehatan Eti tidak berhenti pada bantuan sosial.

“Ibu Eti sekarang sulit berjalan. Pemkab Sumedang hari ini bisa hadir memberikan bantuan kursi roda dan juga sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok beliau,” ujar Fajar saat menyerahkan bantuan.

Di balik bantuan tersebut terdapat persoalan lain yang selama ini menghambat pemulihan Eti. Operasi katarak yang semestinya dapat menjadi jalan untuk memperbaiki penglihatannya sempat tertunda.

Menurut Fajar, penundaan terjadi karena persoalan administrasi. Keluarga, khususnya suami Eti, sempat mengira operasi tersebut akan menimbulkan biaya yang harus ditanggung sendiri.

“Kemarin sebetulnya sudah siap untuk dioperasi. Namun, sang suami sempat tidak menyetujui tindakan operasi mata tersebut karena terkendala masalah administrasi,” katanya.

Pemkab Sumedang kemudian memastikan keluarga tidak perlu mengkhawatirkan biaya operasi tersebut.

Baca Juga:Era Baru Pengelolaan Sampah SumedangPenertiban Bangunan Berujung Temuan Puluhan Botol Miras

Fajar mengatakan operasi katarak Eti akan difasilitasi dan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

“Suaminya mengira akan ada biaya yang harus dikeluarkan. Padahal, operasi katarak ini seratus persen gratis. Seluruh biayanya ditanggung penuh oleh Pemda Sumedang,” tegasnya.

Kepastian itu menjadi bagian penting bagi keluarga Eti. Sebab, keterbatasan informasi mengenai pembiayaan layanan kesehatan sempat membuat tindakan medis yang dibutuhkan justru tertunda.

Bantuan kepada Eti memperlihatkan bahwa persoalan warga lanjut usia tidak selalu selesai dengan bantuan kebutuhan pokok.

0 Komentar