KOTA – Jalan gelap dan sepi menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pemerintah berencana menambah lebih dari 1.000 penerangan jalan umum (PJU) pada 2027, termasuk di sejumlah titik yang masih minim cahaya di kawasan Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan penambahan lampu akan diarahkan ke ruas jalan yang membutuhkan penerangan, termasuk jalur menuju Cibugel dan kawasan wisata.
Dony mengaku, sejumlah titik di jalur tersebut telah dipasangi lampu, tetapi perluasan penerangan masih menjadi bagian dari program pemerintah daerah.
Baca Juga:Kesenian Rengkong, Tradisi Sunda untuk Mensyukuri Hasil PanenNgalaksa, Tarawangsa, dan Masa Depan Rancakalong
Rencana itu disampaikan Dony setelah mengunjungi rumah duka Yogi Saparudin, 34 tahun, di Marasa, Cisarua, Jumat, 16 Oktober 2026. Yogi sebelumnya ditemukan tewas terkubur di area perkebunan teh Cisoka, kawasan Citengah.
“Beberapa titik sudah ada lampunya di sana. Insyaallah kita akan tambah. Ada program untuk itu,” kata Dony, dikutip dari Detikcom.
Menurut Dony, pemerintah daerah telah memasukkan penambahan PJU ke dalam program tahun berjalan. Pada 2026, lebih dari 400 lampu disebut masuk dalam program tersebut. Jumlahnya direncanakan meningkat menjadi lebih dari 1.000 lampu pada tahun depan.
“Ke depannya, program kami akan memperbanyak lampu PJU. Tahun ini ada sekitar 400-an lebih. Tahun depan, insyaallah, ada lebih dari 1.000 lampu untuk penambahan PJU,” ujarnya.
Penambahan penerangan terutama dibutuhkan di ruas yang gelap, sepi, dan memiliki aktivitas perjalanan masyarakat, termasuk akses menuju kawasan wisata. Penerangan yang memadai dapat membantu meningkatkan visibilitas pengendara dan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Meski demikian, pemerintah perlu memastikan lokasi pemasangan berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan. Informasi mengenai ruas prioritas, jumlah lampu untuk setiap wilayah, serta jadwal pemasangan akan menentukan sejauh mana program tersebut menjawab persoalan jalan minim penerangan.
Rencana penambahan PJU ini mengemuka setelah kasus kematian Yogi di perkebunan teh Cisoka. Namun, minimnya penerangan tidak dapat langsung dianggap sebagai penyebab kejadian tersebut tanpa keterangan dari penyidik.
Baca Juga:Jatinangor dan Perjalanan Panjang Menuju Kota Pendidikan150 Dapur MBG di Sumedang Diawasi, Keamanan Pangan Jadi Taruhan
Dengan rencana penambahan lebih dari 1.000 lampu pada 2027, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan program: ruas mana yang diprioritaskan dan kapan warga dapat menikmati penerangan yang lebih memadai.
