Kalah dari Madura United, PERSIB Langsung Alihkan Fokus ke Garudayaksa

PERSIB vs Garudayaksa,
Pelatih PERSIB Bandung Igor Tolic meminta timnya segera fokus menghadapi Garudayaksa setelah kalah dari Madura United di Pamekasan, Kamis (22/10/2026).(persib.co.id)
0 Komentar

JATINANGOREKSPRES – Kekalahan dari Madura United tak boleh berlarut-larut bagi PERSIB Bandung.

Pelatih PERSIB, Igor Tolic, meminta anak asuhnya segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya di tengah jadwal kompetisi yang padat.

PERSIB pulang tanpa poin setelah kalah dari Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis malam, 22 Oktober 2026.

Baca Juga:Gerindra Sumedang Perluas Basis Kader, 900 Anggota Baru BergabungPilkades Serentak 2026, Polisi Tegaskan Dugaan Politik Uang Bisa Diproses

Tolic menilai timnya memiliki sejumlah peluang, tetapi satu kesalahan membuat mereka harus menerima kekalahan.

“Kami banyak memiliki peluang dan kalah karena satu kesalahan. Tapi kami tak ada waktu untuk bersedih, dan harus segera fokus ke laga berikutnya,” ujar Tolic dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Tantangan berikutnya sudah menunggu. PERSIB dijadwalkan menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu, 25 Oktober 2026.

Waktu pemulihan yang singkat membuat tim pelatih harus menyusun program persiapan dengan cermat.

Perjalanan dari Madura menuju Bogor juga menjadi tantangan tersendiri. Dalam persiapan menuju pertandingan berikutnya, PERSIB harus berpindah kota beberapa kali hanya dalam hitungan hari.

“Dari Madura, kami langsung naik bus ke Surabaya, recovery di sana besok. Lalu kami ke Bandung untuk latihan sekali dan pergi ke Bogor,” kata Tolic.

Rangkaian perjalanan tersebut membuat pemulihan fisik menjadi salah satu prioritas tim.

Baca Juga:Normalisasi Sungai Cimande Sumedang, 567 Meter Jadi PrioritasPersib Bandung Tumbang di Markas Madura United, Gol Menit ke-89 Jadi Penentu

Setelah menempuh perjalanan dari Pamekasan ke Surabaya, pemain dijadwalkan menjalani pemulihan sebelum kembali ke Bandung untuk satu sesi latihan. Setelah itu, rombongan bertolak ke Bogor.

Dalam situasi seperti ini, waktu latihan yang terbatas menuntut tim pelatih menjaga keseimbangan antara pemulihan kebugaran dan persiapan taktik.

PERSIB harus segera memperbaiki kekurangan dari laga sebelumnya tanpa mengabaikan kondisi fisik pemain.

Bagi PERSIB, pertandingan melawan Garudayaksa menjadi kesempatan untuk kembali meraih hasil positif.

Namun, dengan jadwal perjalanan yang rapat, kesiapan fisik dan kemampuan tim memanfaatkan waktu pemulihan akan menjadi bagian penting dalam menghadapi laga tersebut.***

0 Komentar