Dugaan Kekerasan di Asrama Sekolah Rakyat Sumedang, Keterangan Sekolah dan Unggahan Berselisih

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang.(istimewa)
0 Komentar

Cece juga membantah kabar bahwa siswa tersebut melarikan diri. Menurutnya, anak itu pulang setelah dijemput keluarganya secara resmi.

Di tingkat kecamatan, Camat Ujungjaya Gungun Nugraha mengatakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) telah mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi mengenai informasi yang beredar.

Pihak kecamatan juga mendorong pengelola sekolah meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik yang tinggal di asrama.

Baca Juga:Usai PERSIB Kalah 0-1, Sandy Walsh Bidik Kemenangan atas Garudayaksa388 Ribu Warga Sumedang Ikut CKG, Lima Temuan Masalah Kesehatan Jadi Perhatian

Kini, dua hal masih perlu dipastikan: apa yang sebenarnya dialami MRA dan apakah ada pelanggaran yang dilakukan pengasuh. Bantahan sekolah maupun tudingan di media sosial belum cukup untuk menyimpulkan kejadian tersebut.

Penelusuran yang objektif, pemeriksaan bukti, dan keterangan pihak-pihak terkait diperlukan untuk mengungkap fakta. Di atas semuanya, keselamatan, privasi, dan pemulihan anak harus menjadi prioritas.

0 Komentar