JATINANGOR – Pagi dan siang Maria Veronica Ngadien Prawesti adalah mahasiswa. Di waktu lain, ia menjadi atlet yang harus menjaga tubuh, konsentrasi, dan tenaga untuk mengejar poin demi poin di lapangan bulu tangkis.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran itu membuktikan keduanya bisa berjalan beriringan.
Maria berhasil meraih Juara 1 Tunggal Putri Badminton Regional Bandung dan Juara 2 Tunggal Putri Badminton Nasional dalam ajang Campus League yang berlangsung di Bandung pada Agustus hingga Oktober 2026.
Baca Juga:Pedaltrax, Kendaraan ITB yang Menantang Tanjakan JatinangorProyek Rp2,76 Miliar di SMAN Cimanggung Disoal: Bangunan Dikebut, K3 Diabaikan
Prestasi itu tidak datang secara tiba-tiba. Bulu tangkis sudah menjadi bagian dari kesehariannya sejak kecil. Kebiasaan berlatih yang terus dipertahankan hingga menjadi mahasiswa menjadi salah satu modal penting ketika ia harus berhadapan dengan lawan-lawan dari berbagai daerah.
Menjelang pertandingan, Maria rutin berlatih sekaligus menjaga kondisi kesehatan. Namun, ada tantangan lain yang tidak kalah berat: membagi waktu antara lapangan dan ruang kuliah.
“Yang terpenting adalah bagaimana membagi waktu antara perkuliahan, tugas, dan pertandingan,” ujar Maria seperti dikutip dari Kanal Media Unpad, Kamis 8 Oktober 2026.
Bagi mahasiswa yang aktif berkompetisi, pertandingan tidak selalu berarti meninggalkan kewajiban akademik. Maria justru harus memastikan tugas kuliah tetap berjalan ketika jadwal pertandingan mulai padat.
Dalam proses tersebut, dukungan kampus turut membantu. Universitas Padjadjaran memfasilitasi biaya pendaftaran dan sejumlah kebutuhan kompetisi. Maria juga memperoleh dispensasi dari dosen ketika harus meninggalkan kegiatan perkuliahan untuk mengikuti pertandingan.
Dukungan itu membuat Maria bisa menjalani dua peran sekaligus: mahasiswa dan atlet.
Ia pun tergabung dalam Unit Bulu Tangkis Unpad (UBTU). Di luar bulu tangkis, Maria juga aktif sebagai anggota Unpad Runner dan memiliki hobi berenang.
Baca Juga:Pilkades Digital Sumedang di Ujung Kepastian RegulasiCerita Samalengoh Camp Menjaga Alam dan Ekonomi Desa
Ruang geraknya tidak hanya berada di satu cabang olahraga. Namun, bulu tangkis tetap menjadi jalan yang membawanya meraih prestasi dan mengharumkan nama kampus.
“Saya senang dapat membawa dan membanggakan nama Unpad di tingkat nasional,” katanya.
Gelar di Campus League belum membuat langkah Maria berhenti. Ia masih membidik kompetisi berikutnya dan berencana mengikuti pertandingan antarmahasiswa yang diselenggarakan Universitas Brawijaya pada Oktober.
