JATINANGOR EKSPRES – Pemerintah akan segera memperbarui mekanisme penyaluran bantuan sosial atau Bansos pada tahun 2026 dengan basis desil kesejahteraan. Pembaruan ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui apakah dirinya termasuk kelompok prioritas penerima bantuan atau tidak. Program prioritas di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga PBI JK.
Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai banyak yang melakukan pengecekan seiring dengan langkah kementerian yang sedikit demi sedikit memulai pencairan bantuan sosial triwulan II tahun 2026. Berdasarkan informasi, desil merupakan pengelompokan kelas atau tingkat kesejahteraan yang dimulai dari desil 1 (kelompok dengan kondisi terendah) hingga desil 10 (tingkat kesejahteraan tertinggi).
Faktor Penentu Desil Bansos 2026
Pemerintah tidak menentukan klasifikasi ini secara acak. Ada sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian tingkat kesejahteraan keluarga, antara lain:
Baca Juga:Rupiah Melemah ke Level Rp17.386: Dampak Kebuntuan Negosiasi AS-Iran dan Sentimen Domestik Prediksi Napoli vs Bologna Serie A Pekan ke-36: Misi I Partenopei Kunci Tiket Liga Champions
- Pendapatan keluarga.
- Kondisi rumah dan fasilitas dasar.
- Kepemilikan aset.
- Akses pendidikan dan layanan kesehatan.
- Jumlah tanggungan keluarga.
- Adanya anggota keluarga yang rentan, seperti anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.
- Seluruh data tersebut diolah melalui sistem sehingga menghasilkan klasifikasi desil yang digunakan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial.
Cara Cek Desil Bansos Tahap 2 Melalui Website
Kini masyarakat dapat memeriksa status desil hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan nomor NIK KTP Anda.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Cara Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
Bagi Anda yang lebih nyaman menggunakan ponsel, berikut panduannya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Buat akun menggunakan data pribadi yang valid.
- Lengkapi data seperti NIK, KK, nama lengkap, dan alamat sesuai identitas.
- Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) untuk verifikasi.
- Tunggu proses verifikasi akun selesai.
- Login kembali ke aplikasi.
- Sistem akan menampilkan informasi desil dan data keluarga dalam satu KK secara terperinci.
- Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat merekomendasikan perbaikan data apabila ditemukan ketidaksesuaian kondisi ekonomi di lapangan.
