JATINANGOR EKSPRES – Pintu rumah merupakan salah satu bagian rumah yang pertama kali dilihat oleh tamu saat masuk ke dalam rumah. Di Indonesia, pintu rumah biasanya memiliki warna yang sesuai dengan cat rumah. Padahal, asal kamu tahu, ada beberapa warna yang akan menimbulkan kesan buruk pada daya tarik tamu.
Mengutip berbagai pandangan desainer dan pakar interior yang dilansir Homes & Gardens, terdapat beberapa warna pintu depan yang sebaiknya dihindari serta sejumlah rekomendasi warna yang dinilai lebih cocok untuk mempercantik tampilan rumah.
Berikut beberapa warna yang harus kamu hindari saat memilih warna pintu rumah:
1. Hijau Lumut
Baca Juga:Cari City Car Murah? Ini 4 Rekomendasi Mobil Bekas LCGC Irit dengan Pajak RinganVinFast Viper Siap Meluncur Pertengahan 2026: Motor Listrik Premium Tangguh Berfitur IP67
Warna hijau memang merepresentasikan alam yang asri dan sejuk. Akan tetapi, tidak semua warna hijau bisa diaplikasikan, seperti warna hijau lumut yang dinilai akan membuat rumah terlihat kusam dan suram.
Untuk pemilihan warna hijau yang bagus diaplikasikan pada pintu rumah yaitu hijau sage atau hijau keabu-abuan yang dinilai lebih segar dan elegan.
2. Kuning
Warna kuning memang merupakan warna cerah dan dapat menarik perhatian. Akan tetapi, jika diaplikasikan untuk pintu rumah, warna ini akan terlihat kurang ideal.
Kuning disebut memiliki kecenderungan menimbulkan rasa gelisah atau cemas bagi sebagian orang. Sebagai alternatif, warna oranye dinilai lebih baik untuk menciptakan nuansa eklektik yang tetap hangat tanpa terasa berlebihan.
3. Ungu
Warna ungu kerap dianggap kurang cocok digunakan sebagai warna utama pintu depan, terutama pada kawasan perumahan yang mengusung konsep desain seragam. Penggunaan warna yang terlalu mencolok seperti ungu dikhawatirkan dapat merusak keselarasan visual estetika lingkungan sekitar.
Memilih warna pintu depan memang kembali pada selera masing-masing pemilik rumah. Namun, mengingat pintu adalah wajah pertama yang menyambut siapa pun yang datang, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan psikologi warna dan keserasian lingkungan sekitar.
