Sumedang Baru Perbaiki 452 Rumah Tidak Layak Huni, Target 2.064 Unit BSPS Dikejar

BSPS Sumedang 2026
ILUSTRASI: Sumedang mendapat kuota 2.064 rumah BSPS pada 2026. Bupati Dony Ahmad Munir meminta percepatan pembangunan setelah realisasi mencapai 452 unit.(Dok Sumeks)
0 Komentar

KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang mengejar percepatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026. Dari kuota 2.064 unit rumah yang dialokasikan tahun ini, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) tercatat mencapai 452 unit.

Kendati demikian, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta tim pendamping mempercepat pelaksanaan pembangunan agar target November dapat tercapai.

Dony menyampaikan permintaan tersebut dalam rapat koordinasi Tim Pendamping Masyarakat (TPM) program RTLH melalui BSPS di Pondok Hanjuang Hegar, Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca Juga:Sarapan Hemat di Jatinangor: 4 Menu Favorit Mahasiswa sebelum KuliahSengketa Mata Air di Pamulihan, Rizki Firdaus Harapkan Kesepakatan

Menurut dia, progres program masih perlu ditingkatkan agar seluruh penerima bantuan segera memperoleh hunian yang layak.

“Dengan kuota sebanyak 2.064 unit rumah, saya menargetkan seluruh pembangunan dapat dilaksanakan pada November,” kata Dony.

Ia meminta TPM memastikan pelaksanaan program tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai peruntukan bantuan. Pendampingan, kata dia, tidak boleh berhenti pada urusan administratif, tetapi harus membantu penerima manfaat menghadapi kendala pembangunan di lapangan.

“Menjadi bagian dari TPM bukan semata-mata menyukseskan program BSPS. Lebih dari itu, tenaga dan pikiran yang dicurahkan merupakan bagian dari ikhtiar membantu masyarakat membangun rumahnya,” ujarnya.

Dony juga meminta anggota TPM bekerja profesional dan mengutamakan kualitas bangunan. Ia menekankan pentingnya solusi yang cepat dan tepat ketika penerima manfaat menghadapi hambatan selama proses pembangunan.

“Terus dampingi penerima manfaat. Hadirkan solusi yang kreatif, inovatif, dan akseleratif agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” katanya.

Selain mengejar target pembangunan, Pemkab Sumedang berharap capaian program BSPS tahun ini dapat memperkuat pengajuan tambahan kuota bantuan kepada kementerian terkait pada periode berikutnya.

Baca Juga:Razia Kos dan Karaoke di Sumedang, Polisi Temukan Kratom dan TramadolAula Ponpes Annur Sumedang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

“Kalau target bisa cepat diselesaikan, ketika kita mengajukan kuota lagi kepada kementerian, tentu akan lebih mudah,” ujar Dony.

Program BSPS merupakan bantuan pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas rumah masyarakat melalui pembangunan secara swadaya. Di Sumedang, percepatan pelaksanaannya bergantung pada koordinasi pemerintah daerah, TPM, dan penerima manfaat.

Dengan kuota 2.064 unit dan realisasi yang dilaporkan mencapai 452 unit, pemerintah daerah masih perlu memastikan perkembangan pekerjaan di lapangan agar sasaran program dapat tercapai sesuai jadwal.

0 Komentar